Menu

Kesehatan Anak

Pentingnya Kesehatan anak

Blog Component

Cara Agar Anak Mau Dan Suka Untuk Melakukan Olahraga

Cara Agar Anak Mau Dan Suka Untuk Melakukan Olahraga

Olahraga adalah salah satu cara untuk menjaga kesehatan anak yang baik. Jadi kita perlu terapkan pada anak sejak usia dini. Akan tetapi tidak semua anak suka dan mau untuk melakukan olahraga. Kebanyakan anak lebih suka bermain gadget atau terpaku di depan televisi atau komputer. Sungguh tidak baik bagi kesehatan jika terlalu sering melakukan hal itu. Untuk itu kita perlu mencari cara untuk membuat anak menjadi suka dan mau untuk berolahraga. Mari kita baca artikel ini sampai selesai agar anda tau beberapa cara yang bisa diterapkan untuk membuat anak suka dan mau berolahraga. Berikut ini penjelasannya.

 

1. Buat Anak Terbiasa Untuk Lebih Aktif Sejak Kecil

 

Maksud lebih aktif di sini adalah melatih anak untuk mau melakukan gerakan-gerakan olahraga sejak usia dini. Kita harus kurangi menggendong anak saat di rumah dan jika sudah bisa berjalan usahakan untuk berjalan sendiri. Yang perlu kita lakukan disini adalah mengenalkan berbagai aktivitas fisik sejak usia dini pada anak. Mulailah dengan aktivitas yang ringan-ringan saja, misalnya adalah berjalan-jalan mengelilingi kompleks atau rumah setiap pagi atau sore saat memiliki waktu luang.

 

2. Berikan Contoh Yang Baik Pada Anak

 

Sering kali anak akan meniru segala aktivitas yang oranng dewasa lakukan, terutama adalah orang tuanya. Oleh karena itu agar anak suka dan mau berolahrga, kita perlu melakukan olahraga secara rutin. Sehingga kita bisa menjadi contoh agar anak meniru untuk melakukan olahraga. Kita bisa mengajaknya saat berolahraga di gym, lapangan, atau tempat olahraga lainnya.

 

3. Jadikan Olahraga Sebagai Aktivitas Rutin Keluarga

 

Dengan menjadikan olahraga sebagai aktivitas rutin keluarga akan membuat anak secara otomatis ikut untuk melakukan olahraga, karena dia merupakan bagian dari keluarga tersebut. Kita bisa lakukan olahraga secara bersama-sama, misalnya dengan berjalan-jalan santai, bersepdea bersama, atau bermain tangkap bola. Coba buat agenda rutin untuk berolahraga bersama sekeluarga mulai dari harian atau mingguan.

 

4. Lakukan Jenis Olahraga Yang Berbeda

 

Cara yang selanjutnya dalah dengan mengajak anak untuk melakukan jenis olahraga yang berbeda. Hal ini bertujuan agar anak tidak bosan dan kita juga akan tahu mana jenis olahraga yang anak sukai. Jangan paksakan anak untuk terfokus pada satu jenis olahraga saja. Karena dengan paksaan anak akan malas untuk melakukannya dan merasa bosan.

 

5. Berikan Apresiasi Berupa Pujian Dan Semangat

 

Berikan dukungan dan semangat pada anak saat dia sedang melakukan olahraga tertentu. Hal itu akan membuat anak lebih bersemangat dan senang dalam melakukannya. Pusatkan perhatian kita kepadanya, agar anak merasa mendapatkan dukungan.

Tujuan berolahraga salah satunya adalah untuk menghilangkan stress pada anak. Jadi jangan buat tekanan berupa target-target tertentu pada anak agar dia tidak merasa stress untuk melakukan olahraga tersebut.

 

6. Berikan Pengetahuan Tentang Olahraga

 

Berusahalah untuk selalu memberikan perhatian yang penuh saat anak berolahraga. Akan tetap tidak hanya itu saja, kita juga perlu untuk memberi tahunya tentan olahraga yang memiliki banyak manfaat bagi tubuhnya. Berikan kata-kata motivasi kecil agar anak lebih bersemangat. Dengan melakukan semua hal itu, peluang anak suka dan mau untuk berolahraga menjadi lebih besar.

 

7. Pilihlah Tempat Yang Tepat

 

Jika anda merupakan oarang yang sibuk dan tidak ada waktu banyak untuk mendidik anaknya. Sehingga anda akan menitipkan anak pada tempat penitipan anak. Yang perlu diperhatikan di sini adalah pilihlah tempat penitipan yang memiliki serangkian program aktivitas fisik. Dengan itu anak memiliki kesempatan banyak untuk melakukan gerakan dan mengembangkan keterampila olahraganya, sepert berlari, melompat, dan masih banyak lagi.

Jika anak sudah sekolah, hal terpenting untuk membuat dia suka berolahraga adalah dengan mengikutinya ekstrakulikuler olahraga yang ditawarkan di sekolah. Dengan begitu anak akan bisa memilih kegiatan olahraga yang dia sukai.

 

Itulah beberapa cara yang bisa anda terapkan agar anak menyukai dan mau untuk melakukan olahraga secara rutin dan menjadi kebiasaannya. Selain itu kita juga bisa mnecari tau bakat apa yang dimiliki anak dan bisa untuk dikebangkan selanjutnya. Selalu tanamkan kesabaran anda dalam merawat dan mendidik anak.

 

Manfaat Baik Olahraga Bagi Kesehatan Dan Pertumbuhan Anak

Manfaat Baik Olahraga Bagi Kesehatan Dan Pertumbuhan Anak

 

Cara menjaga kesehatan anak yang baik salah satunya adalah dengan membiasakan anak untuk selalu berolahraga. Kita bisa mengenalkan jenis olahraga yang ringan-ringan terlebih dulu saat dia masih kecil. Jangan paksakan anak untuk melakukan jenis olahraga yang terlalu berat. Karena akan berdampak buruk pada tubuhnya. Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia anak akan mampu melakukan berbagai jenis kegiatan olahraga.

Perlu kita ketahui bahwa olahraga sangat penting untuk tubuh anak. Olahraga memiliki manfaat tidak hanya pada kesehatan saja akan tetapi akan mengoptimalkan pertumbuhan anak dan masih banyak lagi. Berikut ini penjelasan beberapa manfaat dari olahraga bagi tubuh anak :

 

1. Memelihara Kesehatan Anak

 

Olahraga memiliki peran untuk mempercepat penyerapan gizi anak dari makanan bernutrisi yang kita berikan. Sehingga anak tubuh anak akan semakin cepat berkembang pesat dan meningkatkanya sistem daya tahan tubuh anak. Jadi membiasakan anak sejak dini untuk berolahraga secara otomatis akan menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh anak sejak kecil.

 

2. Mempercepat Pertumbuhan Anak

 

Selain bermanfaat untuk kesehatan anak olahraga juga baik untuk mempercepat pertumbuhan anak. Saat anak melakukan olahraga secara otomatis anak melakukan gerakan fisik yang membuat perkembangannya berjalan dengan pesat. Selain itu olahraga yang baik, benar, dan rutin akan membantu hormon untuk merangsang tubuh dan meningkatkan daya pertumbuhan anak yang sehat.

 

3. Membantu Perkembangan Anak

 

Dengan melakukan olahraga anak akan belajar menggunakan fungsi panca indranya. Karena setiap olahraga akan ada perintah, aturan main, kerja sama, dan ada juga mencari solusi. Contohnya adalah sepak bola, pada sepak bola ada peraturan menendang bola harus menggunakan kaki tidak boleh menggunakan tangan. Nah, disitu anak akan mengerti bahwa fungsi kaki adalah untuk menendang dan permainannya pun beregu jadi anak dilatih untuk kerjasama dengan teman-temannya. Dia juga akan melatih otaknya untuk berfikir bagaimana cara agar bisa memasukan bola ke gawang.

 

4. Melatih Kecerdasan

 

Olahraga yang membutuhkan strategi akan menggunakan otak untuk berfikir yang baik agar menghasilkan yang terbaik. Untuk itu kecerdasan anak akan terlatih saat anak rajin berolahraga. Selain itu olahraga juga bisa melatih anak untuk mampu mengkoordinasikan kerja otak dengan panca indra lainnya. Sehingga apabila anak rajin berolahraga maka otaknya akan berkembang dengan baik dan kecerdasan pun meningkat.

 

5. Menjaga Kesehatan Jantung Anak

 

Jantung akan berkerja secara maksimal saat anak rutin melakukan olahraga. Hal ini membuat jantung lebih kuat dan oksigen akan mudah menyebar ke semua sel-sel di dalam tubuh. Sehingga biasakanlah anak untuk rutin melakukan olahraga setiap harinya. Akan tetapi asupan makanan yang bernutrisi untuk jantung juga perlu diperhatikan.

 

6. Memperkuat Otot Anak

 

Otot yang paling utama dalam tubuh anak adalah otot inti. Apabila otot inti anak kuat maka bisa membantu menstabilkan koordinasi tubuh sehingga memudahkan anak untuk melakukan aktivitas fisiknya. Perlu diketahui bahwa otot inti itu terdiri dari otot perut bagian dalam dan otot-otot lain yang dekat dengan tulang belakang. Cara menguatkan otot inti adalah dengan melakukan olahraga seperti pilates. Selain itu pilates juga bermanfaat untuk meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh anak.

 

7. Memperbaiki Postur Tubuh Anak

 

Manfaat olahraga lainnya adalah untuk memperbaiki postur tubuh anak. Sering kali anak hanya terpaku di depan televisi, komputer, atau gadget dalam waktu yang lama sambil duduk atau tiduran. Hal ini bisa berdampak buruk pada postur tubuh anak, misalnya bentuk punggunya yang tidak lurus. Untuk itu kita perlu memperbaikinya dengan rutin melakukan suatu jenis olahraga. Salah satunya yang paling berengaruh pada postur tubu adalah olahraga pilates. Jika anak rutin dan teratur melakukan pilates, tubuh mereka akan lebih tahan dari cidera.

 

Itulah beberpa manfaat dari olahraga bagi kesehatan dan pertumbuhan anak. Jadi mulai sejak dini terapkan rutinitas olahraga pada anak. Selain itu kita juga tetap harus memperhatikan asupan nutrisi yang mencukupi pada tubuhnya. Jangan sampai energi yang dikeluarkan saat berolahraga tidak bisa tergantikan sepenuhnya oleh nutrisi yang cukup.

 

Pola Hidup Sehat Untuk Anak Yang Baik dan Benar

Pola Hidup Sehat Untuk Anak Yang Baik dan Benar

Dalam menjaga kesehatan anak tidak hanya asupan nutrisi saja yang perlu diperhatikan, akan tetapi penerapan pola hidup sehat juga diperlukan. Ajari anak sejak dini untuk menerapkan pola hidup sehat agar anak terbiasa hingga dia dewasa. Mungkin memang perlu kesabaran untuk mengajarinya. Jangan terlalu memaksakan jika dia memang belum mau melakukannya. Kita bisa ajari dia mulai dari hal sederhana terlebih dahulu.

Teruslah beri tahu dia tentang pola hidup sehat itu bagamiana. Anda bisa memberitahunya saat anak ikut menyiapkan makanan bersama kita. Seiring berjalannya waktu dan pertambahan usia anak, dia akan mulai mengerti banyak hal tentang pola hidup sehat. Dia akan mulai menerapkan satu persatu dalam kesehariannya.

Nah, jika anda ingin mengetahui bagaimana pola hidup sehat yang mudah dan simple, bacalah artikel ini sampai selesai. Saya akan menjelaskan satu persatu bagaimana pola hidup sehat yang baik dan benar untuk anak.

 

Pola Hidup Sehat Untuk Anak Yang Mudah Dan Simple

 

1. Menjaga Pola Makan

 

Pola makan anak merupakan hal pertama dalam penerapan pola hidup sehat anak. Untuk menjaga pola makan anak yang harus diterapkan antara lain sebagai berikut :

 

  • Berikan asupan makanan yang bergizi.

Sangat disarankan untuk memenuhi makanan 4 sehat 5 sempurna. Sesuaikan porsi makanan anak dengan aktivitas atau energi yang anak habiskan setiap harinya. Jangan sampai anak mengalami asupan gizi.

  • Hindari makanan junk food

Makanan junk food atau cepat saji dan minuman kemasan mengandung banyak lemak jahat, gula, garam, dan bahan pengawet yang membahayakan bagi kesehatan anak.

  • Biasakan anak untuk meminum banyak air putih.
  • Displin untuk saran setiap pagi.
  • Makan sesuai aturan, yaitu 3 kali dalam sehari.
  • Kurangi makanan jajan-jajanan produksi orang lain, akan lebih baik jika digantikan dengan camilan sehat yang bunda buat sendiri.
  • Jaga kebersihan makanan anak.

 

2. Membiasakan Anak Untuk Menjaga Kebersihan Tubuh

 

Kebersihan tubuh juga menjadi peentu kesehatan tubuh anak. Untuk itu ajari anak dan biasakan untuk selalu menjaga kebersihan tubuhnya. Karena dengan tubuh yang bersih maka virus-virus penyakit tidak akan mudah berkembang di tubuh anak. Cara yang harus anda lakukan antara lain sebagai  berikut :

 

  • Bedakan sikat gigi anak dengan orang tua atau orang lain.
  • Biasakan untuk mandi sebanyak 2 kali dalam sehari.
  • Gunakan air yang bersih dan sabun yang sesuai dengan kondisi kulit anak.
  • Bedakan antara sikat gigi anak dengan orang tua atau orang lain.
  • Jangan menggunakan handuk secara bergantian dengan orang lain.
  • Jangan biarkan anak terlalu lama bermain kotor-kotoran.
  • Biasakan untuk selalu mencuci tangan setelah melakukan aktivitas.

 

3. Menjaga Pola Tidur Anak

 

Aturlah jam tidur anak sesuai dengan usianya. Jangan sampai anak kekurangan tidur atau istirahat. Karena hal itu bisa membuat daya tahan tubuh anak menurun sehingga akan mudah terserang penyakit. Untuk menjaga pola tidur anak, anda harus lakukan hal berikut :

 

  • Atur jam tidur anak yang bain benar sesuai kesehatan dan usia anak.
  • Jangan biarkan anak melewatkan jam tidur siangnya.
  • Untuk anak balita usahakan tidur siang dari jam 11-2 untukmerelaksasi otak dan mengurangi emosi anak agar tidak mudah marah.
  • Biasakan anak untuk tidur tidak lebih dari jam 9 malam.
  • Buat tempat tidur anak yang nyaman agar anak nyenyak dalam tidurnya.
  • Jika anak susah tidur, antar tidurnya dengan bacaan dongeng atau kisah-kisah lainnya.
  • Saat malam hari matikan lampu tidurnya.

 

4. Biasakan Untuk Selalu Menjaga Kebersihan Lingkungan

 

Tidak hanya kebersihan tubuh saja yang menjadi pola hidup sehat anak. Kita harus membiasakannya untuk selalu menjaga kebersihan lingkungannya. Karena dengan lingkungan yang bersih kuman tidak akan mudah untuk tubuh dan berkembang biak. Hal yang harus anda terapkan pada anak untuk menjaga kebersihan anak adalah :

 

  • Membiasakan untuk merapikan dan membersihkan tempat tidurnya.
  • Membuat perjanjian untuk membereskan mainannya setelah selesai bermain.
  • Mengajarkan untuk membuang sampah pada tempatnya.

 

5. Menjaga Kebersihan Anggota Tubuh

 

Yang di maksud anggota tubuh di sini antara lain adalah tangan, kaki, dan mulut. Yang harus anda biasakan pada anak antara lain adalah :

 

  • Mengajarkan dan membiasakannya untuk rutin menyikat gigi sebanyak 2 kali dalam sehari.
  • Memotong kuku-kuku tangan dan kakinya secara rutin, jangan sampai terlalu panjang.
  • Membiasakan untuk mencuci tangan dengan air bersih dan sabun antiseptik.
  • Biasakan cuci kaki sebelum tidur.

 

6. Ajak Anak Untuk Berolahraga

 

 

Jangan biarkan anak menjadi orang yang pendiam atau jarang melakukan kegiatan-kegiatan menyehatkan. Berolahraga adalah suatu kegiatan pola hidup sehat yang bisa dilakukan dengan berbagai macam cara. Inilah yang bisa anda lakukan agar anak anda suka berolahraga :

 

  • Ajaklah dia jalan-jalan di taman atau sekeliling rumah.
  • Buatlah olahrga menjadi sebuah permainan, jadi anak akan senang melakukannya.
  • Jika anak sudah bisa lari, ajaklah dia pagi-pagi untuk lari-lari kecil.
  • Ajari dia gerakan-gerakan ringan dalam yoga.
  • Dan masih banyak lagi.

 

Itulah 6 cara yang bisa anda terapkan pada anak untuk hidup dengan pola yang sehat. Semua itu tidak lepas dari peran orang tua dalam menjaga dan merawat anak dengan baik dan benar. Sabarlah untuk menerapkan hal itu pada anak sejak usia dini. 

Makanan Sehat Untuk Anak - Makanan 4 Sehat 5 Sempurna

Makanan Sehat Untuk Anak - Makanan 4 Sehat 5 Sempurna 

Memberikan makanan sehat bernutrisi seimbang merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan anak. Jadi,  pentingnya kita untuk selalu memperhatikan menu makanan yang dikonsumsi oleh anak. Kita perlu memperhatikan apakah asupan nutrisi anak sudah tercukupi atau belum. Oleh karena itu kita sebagai orang tua perlu memberikan makanan sehat bernutrisi seimbang pada anak.

Makanan sehat sendiri biasanya disebut dengan sebutan 4 sehat 5 sempurna. Makanan 4 sehat 5 sempurna merupakan menu makanan yang lengkap akan kandungan gizi, seperti karbohidrat, vitamin, protein, dan mineral. Kandungan gizi tersebut sangat penting bagi tubuh anak. Untuk memenuhi makanan 4  sehat 5 sempurna memerlukan sumber makanan yang beranekaragam, tidak hanya dari satu sumber makanan saja. Oleh sebab itu, mari kita simak artikel ini sampai selesai agar anda mengerti tentang makanan 4 sehat 5 sempurna.

 

Berikut adalah komposisi dari makanan 4 sehat 5 sempurna yang baik dan benar.

1. Makanan Pokok

 

Makanan pokok adalah makanan yang menjadi sumber energi utama untuk tubuh anak. Jenis makanan yang menjadi pokok biasanya berasal dari makanan yang mengandung karbohidrat. Sumber makanan tersebut bisa kita dapat dari nasi, gandum, ubi, dan masih banyak lagi.

 

2. Lauk Pauk

 

Laup pauk menjadi pelengkap kedua untuk memenuhi makanan 4 sehat 5 sempurna. Makanan ini dijadikan pendamping dari makanan pokok. Biasanya yang menjadi lauk pauk adalah makanan yang mengandung banyak protein nabati maupun hewani. Lauk pauk merupakan sumber zat pembangun untuk tubuh anak. Jenis makanan lauk pauk sendiri seperti tahu, tempe, ikan, daging merah, telur, dan masih banyak lagi.

 

3. Sayuran

 

Makanan pelengkap ketiga adalah sayur mayur. Sayur mayur sendiri adalah makanan sehat yang mengandung banyak protein nabati, serat, dan vitamin. Sayuran sangat baik untuk kesehatan anak dan organ pencernaan anak. Ada bisa memberikan berbagai jenis sayuran, teutama sayuran yang berwarna hijau. Karena jenis sayuran yang berwarna hijau memiliki banyak kandungan nutrisi. Contohnya adalah sawi, brokoli, bayam, dan masih banyak lagi.

 

4. Buah-buahan

 

Untuk memperoleh sumber vitamin dan serat yang baik untuk kesehatan anak adalah dari buah-buahan. Anak biasanya sangat suka untuk mengkonsumsi buah-buahan. Jika anak rutin mengkonsumsi buah-buahan membuat asupan vitamin, serat, dan mineral anak dapat terpenuhi. Contohnya adalah pisang, apel, alpukat, dan masih banyak lagi.

 

5. Susu

 

Makanan pelengkap terakhir adalah susu. Meskipun hanyalah makanan pelengkap, tetapi sangat baik untuk kesehatan anak apabila rutin meminumnya. Susu memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan anak dan menguatkan tulang anak. Kita bisa memberikan anak segelas susu setiap paginya.

 

Baca Juga : 7 Cara Menjaga Kesehatan Tubuh Anak Yang Mudah Dan Alami

 

Itulah komposisi dari makanan 4 sehat 5 sempurna. Akan tetapi tidak hanya cukup dengan memberikan makanan 4 sehat 5 sempurna itu saja untuk menjaga kesehatan dan mengoptimalkan pertumbuhan anak anda. Kita juga perlu mengajarinya untuk hidup dengan pola yang sehat.

Jangan lupa juga untuk memeriksakan atau berkonsultasi ke dokter apabila mengalami masalah pada kesehatan anak.  Karena dengan ke dokter kita bisa lebih tau benar tentang apa yang menjadi masalah pada kesehatan anak kita. Saat ini sudah ada layanan gratis menggunakan BPJS untuk bisa memeriksakan anak ke puskesmas atau bidan terdekat. Jangan sampai mengganggap sepele meski masih gejala-gejalanya saja. Apabila tidak segera ditangani maka anak akan benar-benar sakit dan bisa menjadi kesalahan fatal.

Untuk anak-anak balita, rutinlah datang ke pos yandu agar pertumbuhan anak terpantau dan berjalan optimal. Lakukan juga vaksinasi sejak anak masih bayi agar terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya.

7 Cara Menjaga Kesehatan Tubuh Anak Yang Mudah Dan Alami

7 Cara Menjaga Kesehatan Tubuh Anak Yang Mudah Dan Alami

Anak-anak biasanya mudah sekali terserang penyakit. Apalagi saat musi pancaroba, dimana terjadi perubahan cuaca yang tidak menentu. Hal it membuat daya tahan tubuh anak menurun, sehingga anak mudah terserang penyakit. Untuk itu kita sebagai orang tua harus memperhatikan benar-benar asupan nutrisi anak yang mencukupi untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak. Dengan meningkatnya daya tahan tubuh anak membuat anak tidak mudah terserang penyakit.

Apabila anak anda terserang penyakit seperti flu, batuk, atau diare itu adalah hal yang umum. Akan tetapi jika anak terlalu sering menderitanya sampai empat atau lima kali dalam setahun, anda perlu mewaspadainya. Supaya anak tidak mudah terserang penyakit, anda bisa jadikan kebiasaan baik untuk sehari-hari dalam menjaga kesehatannya. Berikut ini 7 cara mudah dan alami yang dapat anda terapkan pada anak untuk menjaga kesehatannya.

 

1. Mencuci Tangan

 

Mencuci tangan adalah cara yang paling mudah untuk mencegah penularan penyakit, seperti pernapasan dan saluran pencernaan contohnya pilek dan diare. Biasakan anak untuk selalu mencuci tangan baik dengan air mengalir dan sabun antiseptic atau dengan cairan antiseptic yang praktis tanpa menggunakan air. Ini sangat penting dilakukan saat anak pulang sekolah, selesai bermain, dan sebelum makan. Agar kuman benar-benar terbunuh, anak perlu menggosok dengan sabun selama kurang lebih 15 sampai 20 detik.

 

‚Äč2. Cukupi Waktu Tidur Anak

 

Cara yang kedua untuk menjaga kesehatan anak adalah mencukupi waktu tidurnya. Jangan sampai anak kekurangn tidur atau terlambat tidur. Karena apabila anak kekurangn tidur bisa menyebabkan daya tahan tubuh anak menurun. Sehingga anak akan mudah terserang penyakit.

Inilah aturan jam tidur anak yang wajib anda terapkan pada anak sesuai usia :

 

Usia 0-1 tahun : 14-15 jam (8 jam tidur malam dan 6-7 jam tidur siang)

Usia 1-3 tahun : 12-14 jam (11 jam tidur malam dan 2-3 jam tidur siang)

Usia 4-6 tahun : 11-13 jam (10-11 jam tidur malam dan 2 jam tidur siang)

Usia 7-12 tahun : 10-11 jam (8-9 jam tidur malam dan 2 jam tidur siang)

 

Buatlah tempat tidur anak yang nyaman agar anak dapat tidur dengan nyenyak. Karena penelitian mengatakan bahwa anak yang tidurnya kurang nyenyak akan beresiko dua kali lipat terserang penyakit.

 

3. Ajak Dia Berolahraga

 

Agar tubuh anak lebih terlihat segar dan sehat ajaklah dia untuk melakukan olahraga atau gerakan fisik lainnya. Jangan sampai anak terbiasa diam berlama-lamaan di depan TV atau hanya diam di dalam rumah. Dengan melakukan aktivitas atau gerakan aktif akan membuat daya tahan tubuh anak lebih kuat dan tubuh anak tidak mudah terserang penyakit. Buat gerakan olahraga atau gerakan aktif lainnya yang menyenangkan untuk anak, misalnya dengan bentuk permainan. Perlu diketahui bahwa apabila anak jarang melakukan gerakan dan hanya diam makan tidur saja bisa beresiko terkena obesitas. Karena anak tidak melakukan pembakaran lemak pada tubuhnya. Jadi biasakan anak untuk rutin melakukan olahraga ringan untuk membakar lemak dalam tubuhnya.

 

4. Berikan Asupan Nutrisi Yang Seimbang

 

Untuk menjaga kesehatan anak kita perlu mencukupi asupan nutrisi anak yang seimbang setiap harinya. Caranya adalah dengan membiasakan anak untuk mengkosumsi buah-buahan dan juga aneka jenis sayur-sayuran. Dengan itu akan membantu meningkatkan sistem imun tubuh anak. Carilah makanan yang kaya akan vitamin dan protein. Akan lebih baik jika anda bisa memberikan makanan empat sehat lima sempurna. Jadi asupan nutrisi anak akan terpenuhi.

 

Akan tetapi perlu diperhatikan juga porsi makan yang anda berikan. Sesuaikanlah dengan tenaga atau energi yang anak keluarkan. Jangan sampai terlalu sedikit atau terlalu banyak. Tidak hanya dalam bentuk makanan saja akan tetapi juga minuman. Atur juga jam makan anak, jangan sampai anak kelewatan jam makannya. Anda juga bisa berikan cemilan-cemilan sehat disela-sela jam makan anak.

 

5. Hidarkan Anak Untuk Menyentuh Wajah Sebelum Cuci Tangan

 

Biasakan anak untuk tidak menyentuh area wajah sebelum mencuci tangan, karena saat itu virus penyakit seperti pilek akan masuk ke dalam tubuh melalui hidung, mata atau melalui mulut. Jika ingin menyentuh area wajah, pastikan tangan anak bersih, sehingga anak akan lebih terlindungi dari serangan penyakit.

Selain itu anda juga membiasakan anak untuk tidak mudah bertukar barang atau pinjam meminjam barang dengan temannya, seperti sedotan atau minuman botol dengan sembarang orang. Karena saat itu virus atau bakteri penyakit akan pindah ke tangan anak anda.

 

6. Menjaga Kebersihan Lingkungan

 

Ajari anak untuk selalu memperhatikan kebersihan lingkungan mereka. Karena dengan menjaga kebersihan, virus tau bakteri penyakit tidak mudah berkembang dan anak akan terjaga kesehatannya. Kita bisa mulai mengajarinya sejak kecil dengan melakukan tindakan kebersihan ringan. Contohnya mulai dari merapikan dan membersihkan tempat tidurnya, membuang sampah pada tempatnya, merapikan mainannya, dan masih banyak lagi. Terapkanlah secara perlahan-lahan mulai dari yang sederhana dulu, nanti seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia anak akan mulai menyadarinya. Sehingga anak akan terbiasa hingga dewasa.

 

7. Berikan Suplemen Atau Vitamin Anak

 

Agar kesehatan anak lebih bisa terjaga, anda bisa berikan dia suplemen atau vitamin anak. Karena dengan pemberian suplemen bisa membantu mencukupi asupan nutrisi seimbang anak dan meningkatkan daya tahan tubuh anak. Selain dapat menjaga kesehatan anak, suplemen juga bisa mengoptimalkan pertumbuhan anak. Misalnya adalah pada penambahan berat badan anak agar ideal sesuai usianya.

 

Saat ini jenis suplemen anak ada dua bentuk yaitu kapsul dan cair. Jika anak anda susah untuk meminum dalam bentuk kapsul, anda bisa berikan dalam bentuk cair. Contohnya adalah madu gemuk anak. Madu juga memiliki rasa yang manis sehingga anak akan lebih suka untuk mengkonsumsinya.

Itulah beberapa cara yang dapat diterapkan pada anak anda untuk menjaga kesehatannya. Jangan lupa untuk berkonsultasi ke dokter jika memiliki masalah kesehatan pada anak. Agar dapat dilakukan penenganan yang tepat.

 

 

Search

Archive

Comments

There are currently no blog comments.